Tuntutan Generasi Y

Dunia berubah dari tahun 1980-1999. Pada masa itu, terdapat generasi yang merubah perekonomian mulai dari produksi sampai dengan konsumsinya. Ya, kita yang lahir pada tahun tersebut masuk dalam generasi Y dimana teknologi menjadi tumpuan harapan. Hari ini, kita yang berusia 17 sampai 35 tahun menikmati kecanggihan maupun kecepatan dari berbagai layanan digital. Terdapat juga isu teknologi digital yang mempengaruhi berbagai sisi kehidupan, mulai dari ekonomi, politik, dan bisnis

Dari sisi ekonomi, beberapa negara memperhitungkan riset dan pengembangan dalam teknologinya. Sebut saja negara Korea Selatan yang memiliki anggaran untuk teknologi 4,14 persen terhadap PDB. Jika pada 2013, anggaran Korea Selatan merupakan yang terbesar, Indonesia hanya menganggarkan untuk teknologi sebesar 0,08 persen terhadap PDB. Bukan tanpa sebab negara menganggarkan pengembangan teknologi dengan jumlah yang besar. Teknologi memiliki efek pengganda terutama dalam segi output dan inovasi. Output akan mengalami stagnasi jika tidak ditambah dengan teknologi. Hal ini yang dihindari oleh generasi Y. Generasi Y dengan teknologi berupaya merubah nilai total output dengan inovasi.

Tetapi yang menariknya kisah teknologi dan generasi Y tidak berlangsung lama. Demo antara pengemudi tanpa teknologi dan pengemudi dengan teknologi berakhir dengan kericuhan di Jakarta. Kisah tersebut yang ditulis dalam halaman awal The Economist pekan ini (26/3). Selain itu, laporan khusus majalah tersebut berkebalikan dengan kericuhan yang terjadi di Jakarta. The Economist merilis bagaimana teknologi mempengaruhi  politik terutama dari segi identifikasi pemilih, dan pelayanan publik. Pada tahun ini saja, kedua partai Amerika bertarung menggunakan big data. Identifikasi pemilih menggunakan laman facebook untuk menentukan bagaimana calon presiden harus bersikap terhadap pemilihnya. Di bidang pelayanan publik harus diakui internet mempercepat laporan dari lini bawah hingga ke lini atas. Kita dapat menyaksikan laporan twitter yang diterima oleh walikota dan dalam beberapa jam masalah dapat diatasi.

              Akhirnya, kecepatan dalam memutuskan adalah poin terpenting dari teknologi. Keputusan bisnis untuk menentukan pilihan yang presisi dibantu oleh teknologi. Generasi Y menggunakan berbagai program untuk melakukan evaluasi dalam penjualan, penentuan target marketing dan terutama menyasar kelas konsumen. Singkatnya, generasi Y harus beradaptasi untuk melakukan perubahan dengan berbagai teknologi. Semoga kita menang